hthtththth. Diberdayakan oleh Blogger.

Kesaksian Kebun Teh #Part 11

15
Lima tahun kemudian...
“Dinda, gimana kabar kamu pagi ini? Mama bawa seseorang nih buat kamu.”
“Lalalala... Kamu jahat hahaha... Kamu jahat...”
“Kamu temani Dinda dulu ya Di, tante gak sanggup melihat keadaan dia seperti ini.”
“Baik tante.”
“Din, aku punya sesuatu buat kamu.”
“Aku udah gak suci lagi... Kamu udah merenggutnya hahaha... Kamu jahaaaatttttt... Aku, benci kamu hahaha”
“Din, cukup. Kamu harus sembuh. Aku gak bisa lihat kamu kayak gini.”
“Kamu... siapa? Mau ngapaian kesini?”
“Aku Aldi, sahabat kamu. Kamu gak inget sama aku?”
“Aldi... Aldi... hahahaha”
“Din ini scrapbook buat kamu. Sebenarnya ini hadiah ulang tahun kamu waktu itu. Karena aku tau kamu jadian sama Elang, aku gak berani kasih ini ke kamu.”
“Elang... Elang jahat... Dia pembohong... hahahaha”
“Ini aku buat sendiri Din. Di dalamnya foto-foto kita berdua, dari masih kecil sampai udah besar kayak sekarang. Coba deh kamu liat. Fotonya lucu-lucu kan?”
“Foto... Ini aku?”
“Iya Din ini kamu.”
“Ini bukan aku... Dia jelek... aku kan cantik ehmmmm”
“Din asal kamu tau, aku sayang banget sama kamu. Bukan Vinna yang aku cintai, tapi kamu Din. Apa kamu gak tau gimana perasaan aku ke kamu? Aku akan tetap terima kamu apa adanya. Aku gak perduli keadaan kamu yang sekarang. Yang aku tau, aku cinta sama kamu Din.”
“Cin... ta. Apa itu cinta?”
“Aku cinta kamu Dinda.” ucap Aldi sambil memeluk Dinda dengan erat.
Aldi tak kuasa menahan tangis melihat kondisi Dinda seperti itu. Sejak kejadian malam itu, kondisi psikis Dinda memang terganggu. Sudah beberapa dokter mencoba menyembuhkannya, tapi tetap saja Dinda tidak bisa kembali seperti Dinda yang dulu.
Tekanan batin yang menderanya secara tiba-tiba telah membuat kondisi psikis Dinda terganggu. Kejadian beberapa tahun yang lalu, benar-benar mengguncang Dinda.

“Tante, bolehkah aku mengajak Dinda ke Bandung?”
“Untuk apa Di? Bukankah itu hanya akan membuat Dinda teringat akan masa lalunya?”
“Aku mau bawa dia ke kebun teh tante. Dinda sangat senang kalau ke sana. Iya aku harap dia akan lebih tenang kalau dia ada di sana.”
“Baiklah tante izinkan kamu. Tolong jaga Dinda baik-baik.”
“Pasti tante. Makasih atas kepercayaan tante sama Aldi. Aldi janji akan buat Dinda pulih seperti semula. Ini semua Aldi lakukan buat tante, om, dan terutama Dinda. Karena Aldi juga sayang sama Dinda tante. Apapun yang terjadi sama Dinda, Aldi akan berusaha untuk tetap menerima dia.”
“Dinda beruntung punya kamu Nak.”

16
“Kita udah sampai. Ayo Din turun.”
Aldi menuntun Dinda berjalan di jalan setapak kebun teh ini. Kebun teh yang sama saat Dinda bertemu dengan Elang.
“Aku gak mau di sini. Aku mau pulang. Aku mau pulang.”
“Din dengerin aku. Kamu harus bangkit. Lupakan masa lalu. Jangan kamu jadikan masa lalu sebagai penghambat masa depan kamu. Kamu harus bangkit Din. Kamu gak kasian sama mama, ayah, dan kak Lisa? Setiap hari mereka nangis ngeliat kondisi kamu kayak gini. Masih banyak Din yang sayang sama kamu. Termasuk aku.”
“Ka... mu?”
“Iya aku. Aku cinta sama kamu Din. Bagaimana pun kondisi kamu saat ini, aku gak perduli.”
“Bohong... semua omongan laki-laki gak bisa diterima. Aku gak percaya sama kamu. Aku mau pulang.”
“Din, please. Percaya sama aku.”
“Coba Din, kamu rasakan udara di sini. Kamu hirup terus kamu teriak sekuat-kuatnya. Supaya fikiran kamu jadi tenang.”
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..............”
“Benar kata-kata kamu Di, aku harus bangkit. Aku gak boleh terus-terusan kayak gini. Aku gak boleh nengok ke belakang lagi. Aku harus melangkah maju.”
“Dinda, ini kamu? Alhamdulillah, terima kasih ya Allah.”
“Makasih Di, kamu udah menyadarkan ku. Hidupku belum berakhir. Ini adalah awal dari kehidupan yang sesungguhnya. Mungkin perjalanan hidup masa lalu ku buram, gak seindah kebun teh ini. Tapi kebun teh ini akan menjadi saksi perjalanan masa depan ku yang bahagia bersama, kamu Aldi.”

“Aku cinta kamu Dinda, sampai kapanpun.”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Posting Komentar

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info